Amiri Aripin Maju Pilkada MUBA 2024


Amiri Arifin saat daftar calon bupati Muba 2017 di KPU MUBA

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Amiri Arifin bakal maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muba.

Bahkan Amiri tidak mempermasalahkan jadwal Pilkada Kabupaten Muba. Apakah bakal digelar 2022, 2023 atau 2024. Ya, sejauh ini rancangan Undang-Undang untuk Pilkada masih digodok di DPR RI.

“Mau Pilkada Muba di tahun 2022, 2023,maupun 2024, saya tetap maju di Pilkada Sumsel,” kata Amiri Arifin.

Amiri Arifin sebelumnya sempat maju dalam Pilkada Muba 2017. Kalau itu Amiri maju dari jalur non partai alias Independen. Amiri berpasangan dengan Muhammad Toha.

Namun sayang pasangan calon Amiri Arifin dengan M Toha harus mengakui keunggulan pasangan Dodi Reza Alex Noerdin dengan Beni Hernedi.

“Coba satu kali lagi. Setelah saya selesai pencalonan kurang lebih dua tahun atau setelah periode karena menurut saya kalau satu kali maju belum akurat. Kalau satu kali lagi kalau kalah lagi berarti belum ada suratan,” sambung pria yang juga Bendahara Umum KONI Sumsel ini.

Untuk maju Pilkada Muba pertama lanjut Amiri Arifin harus mendapat restu dari keluarga. Kebetulan isteri dan keempat anaknya sudah mendukung.

“Saya sudah bersiap menunggu kabar atau kepastian dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) kapan akan bergulir. Mengalir saja prinsip saya yang penting keluarga sehat,” terang dia.

Menurut Amiri Arifin pada prinsipnya Pilkada Muba mau digelar 2022, 2023, atau 2024 sama saja. “Mau Pilkada di 2024 sama saja saya berfikir gini kita tidak bisa ngatur lawan. Musuh siapa saja, lawan siapa saja tidak masalah,” sambung dia.

Untuk partai pendukung sendiri Amiri Arifin masih belum mau buka suara. “Belum sampai lobi ke saya. Termasuk Nasdem. Saya bersyukur dan berterima kasih, sudah diamanakan sebagai  Ketua DPD Nasdem Muba,” terang dia.

Ditanya calon pasangan Amiri Arifin menyebut masih rahasia. “Kalau kriteria pasti punya. Menurut saa cari pasangan itu seperti pacaran. Kalau terlalu lama tidak baik lah. Ada beberapa calon, pengenya kalau sudah dekat langsung menikah atau melamar, saya yang melamar atau saya yang dilamar mereka,” tukas dia. (edi)

Berita Terkait

Top