banner 728x90

Dua Pria Diserang OTK Satu Tewas, Satu Luka Parah

MUARA ENIM, Suarasumsel.net ---- Belum diketahui secara pasti motif atas penyerangan atau penganiayaan terhadap dua orang pria yang bernama Iqbal Firdaus (22) dan Dani Arya Winata (22) keduanya merupakan warga Jl H. Pangeran Danal RT02 RW 07 kelurahan Muara Enim, Kabupaten Muara Enim ini.

Peristiwa penyerangan terhadap dua pria itu terjadi pada Minggu tanggal 11 September 2022 sekira pukul 23.30 WIB, dengan tempat kejadian perkara (TKP) di GOR atau sekitar Kolam Retensi, Kabupaten Muara Enim.

Dari kejadian penyerangan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) itu, mengakibatkan korban Iqbal Firdaus harus meregang nyawa dalam keadaan bersimba darah dilokasi kejadian, lantaran luka tusuk oleh Sajam. Sedangkan, rekan korban bernama Dani Arya Winata juga mengalami luka tusuk, dan saat ini berhasil dilarikan ke RSUD HM. Rabain Muara Enim, guna menjalani perawatan secara Itensif.

Kapolres Muara Enim AKBP Aris Rusdiyanto SIK, melalui Kasat Reskrim AKP Toni Saputra SIK dikonfirmasi, membenarkan pihaknya telah menerima laporan atas kasus dugaan Penganiayaan yang mengakibatkan dari dua korban salah satunya harus meninggal dunia (MD) diduga dikarenakan, kehabisan darah akibat luka tusuk Sajam yang dialami korban.

Usai mendapatkan laporan, sambung Kasat Reskrim Polres Muara Enim, anggota langsung menuju ke lokasi kejadian. Dan, saat di TKP kedua korban telah bersimba darah. Sedangkan, korban Iqbal Firdaus telah meninggal dunia dilokasi, untuk rekannya bernama Dani Arya Winata, juga mengalami luka serius dan kini sedang menjalani perawatan di RSUD HM. Rabain Muara Enim.

"Kedua korban kita temukan dilokasi kejadian atau TKP disekitaran kolam retensi pada Minggu tanggal 11 September 2022, sekira jam 23.30 WIB. Saat ini kasus tersebut, masih dalam proses Penyelidikan Polres Muara Enim," ujarnya, pada Senin (12/9/2022).

Akan tetapi, sambung Toni Saputra, untuk nama saksi yang ada dilokasi kejadian, termasuk, terduga pelaku penusukan telah dikantongi.

Yang jelas, dikatakan Toni Saputra, untuk motif penusukan belum diketahui. Namun, untuk korban meninggal dunia (MD) kuat dugaan dikarenakan kehabisan darah, akibat luka tusuk yang dialami korban.

"Kasus penusukan ini, masih dalam penyelidikan atau Lidik dan anggota masih terus memburuh keberadaan Tersangka, guna untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya sesuai dengan aturan yang berlaku," pungkas Kasat Reskrim Polres Muara Enim. (Dika/Syah).

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.