Fitrianti Agustinda Unggul Telak di Survey Calon Walikota Palembang 2024

Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda diprediksi akan melaju mulus menuju kursi walikota Palembang 2024.

Ini tergambar dari hasil survey Pilkada Palembang 2024 yang dirilis Lembaga Survey Kebijakan Publik (LSKP), Senin (12/12/2022).

Dari hasil survey tersebut terlihat jelas keunggulan Fitrianti Agustinda dibandingkan bakal calon walikota Palembang lainnya.

Fitrianti Agustinda unggul jauh dengan elektabilitas 30, 33 persen, sementara para pesaingnya jauh tertinggal.

Dengan margin eror plus minus 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen, Fitrianti disebut paling diminati warga Palembang untuk menjadi walikota Palembang 2024.

Direktur LSKP, Bambang Raharjo SSi MSi menjelaskan, dari hasil survey yang dilakukan lembaganya, terlihat jelas dominasi Fitrianti Agustinda dibandingkan bakal calon lainnya.

"Warga Palembang sangat puas dengan kinerja wakil walikota Fitrianti Agustinda yang sangat dekat dengan warga ini," ujar Bambang.

Bambang mengatakan, meski Pilkada masih sekitar dua tahun lagi, namun hasil survey ini sudah bisa dijadikan gambaran kekuatan bakal calon yang akan berlaga di Pilkada 2024.

"Program Fitri seperti ngantor di kelurahan, membantu warga sakit, memperbaiki jalan rusak , memperbaiki saluran air dan berbagai kegiatan Fitri selama menjabat wawako, sangat membekas di hati warga. Sementara pergerakan bakal calon lainnya belum ada yang maksimal bersentuhan langsung dengan warga," ujar mantan Peneliti LSI ini menjelaskan.

Untuk posisi kedua ditempati oleh Hensyi Fitriansyah dengan elektabiltas 12.34 persen.

Meskipun Hensyi memenangkan semua polling calon walikota Palembang, namun nyatanya dalam survey, elektabilitasnya masih tertinggal dari Fitrianti Agustinda

Lalu di posisi tiga ada nama Permana yang meraih elektabilitas 11,6 persen

Nama Permana sendiri tidak asing lagi bagi Warga Palembang.

Dirinya duduk di pemerintahan pada masa Lima gubernur.

Permana cukup populer dimata ASN dan Pensiunan, serta masyarakat bawah khususnya ikm dan umkm karena pernah menjabat kepala disperindag Sumsel.

Lalu ada Nasrun Umar di posisi keempat dengan elektabilitas 10,1 persen, dan Akbar Alvaro di peringkat 5 dengan elektabilitas 10 persen.

"Untuk posisi dua sampai lima, elektabilitasnya bersaing ketat, karena masih dalam batasan margin eror," jelas Bambang.

Untuk posisi enam ada Yudha Mahyudin yang meraih elektabilitas 5.1 persen. Posisi Yudha yang menjabat sebagai ketua Partai Demokrat Palembang, turut mendongkrak elektabiltasnya.

Lalu ada politisi PKS, Mgs Syaiful fadli yang meraih elektabilitas 3.16 persen di peringkat tujuh, disusul Ahmad Zulinto dengan elektabilitas 2, 57 persen di posisi delapan, Basyarudin Ahmad di peringkat sembilan dengan elektabilitas 2,2 persen dan Ratu Dewa di psoosi sepuluh dengan elektabiltas 2,1 persen.

"Ada 1,2 persen warga yang menyebutkan nama lain, selain sepuluh nama diatas, Sementara 9,3 persen menjawab tidak tahu, atau Belum mau memilih, "terangnya.

LSKP melakukan survey dari tanggal 1 Desember sampai 7 Desember 2022, menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin eror plus minus 4 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen. Adapun jumlah sampel sebanyak 600 responden, dengan wawancara tatap muka, tersebar merata di Kota Palembang. (Den)

author
No Response

Comments are closed.