DPRD Muara Enim Gelar Paripurna Pandangan Fraksi Terhadap RAPBD TA 2022


Atas nama Fraksi-Fraksi DPRD Muara Enim, pada paripurna ke XIII DPRD Muara Enim memberikan pandangan terhadap penyampaian RAPBD Kabupaten Muara Enim Tahun Anggaran (TA) 2022 di Gedung DPRD Muara Enim, Senin sore (22/11).

Mengawali pandangan, Munyati, SH, MH, atas nama Fraksi PDIP, menghimbau eksekutif agar pelaksanaan anggaran RAPBD sesuai dengan azas kualitas, akuntabilitas, adil, dan sesuai dengan aspirasi masyarakat.

“Kemudian untuk penyampaian KUA PPAS sesuai dengan dijadwalkan dan diminta eksekutif untuk mencari solusi menggali sumber – sumber pendapatan daerah, sehingga tidak tergantung dengan Pusat,” ungkapnya.

Dwi Windarti, SH, MHum, menegaskan agar perhatian eksekutif diberikan pada program dengan skala prioritas tercermin pada RAPBD mengacu pada program – program dasar masyarakat.

Jonidi, SH dari Fraksi Golkar, mengapresiasi secara umum positif terhadap penyampaian RAPBD Kabupaten Muara Enim TA 2022 seraya terus meningkatkan kualitas kerja dan SDM.

Ia berharap eksekutif bisa semaksimal mungkin untuk mensejahterakan masyarakat Muara Enim. Dan optimis menghadapi dinamika dengan kondisi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Muara Enim dengan legislatif.

“Fraksi Golkar dapat menerima RAPBD jadi Perda dengan dibahas komprehensif,” katanya.

Mualimin Fajarudin, S.Pt, dari Fraksi PPP berharap RAPBD Kabupaten Muara Enim TA 2022 bisa menyasar tujuan peningkatan kesejahteraan masyarakat baik secara makro maupun mikro.

Sedangkan secara tertulis Fraksi Gerindra melalui Pimpinan Paripurna, Ermanadi, SH memberikan pandangan terhadap penyampaian RAPBD yang disampaikan Penjabat (Pj.) Bupati Muara Enim Dr. H. Nasrun Umar, SH, MM.

Dilanjutkan Vera Erika, SH, dari Fraksi Nasional Demokrat, mengapresiasi RAPBD terutama pada kenaikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang naik 4 persen.

Samudera Kelana, dari Fraksi PKS, dan Chandra dari Fraksi Amanat Berkarya Bangsa, mengapresiasi RAPBD dan berharap eksekutif tetap meningkatkan kinerja dalam melayani rakyat.

Ia mengatakan penggunaan APBD harus tepat terutama untuk pembangunan agamis, pemulihan ekonomi masyarakat. “Dan harus dijalankan dengan akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan”.

Hal yang sama Abrianto dari Fraksi Bintang Nurani Rakyat mengutarakan keinginan agar APBD dikelola tepat sasaran dan membawa kebaikan bagi masyarakat Kabupaten Muara Enim dan fokus pada RPJMD untuk untuk masyarakat Kabupaten Muara Enim yang Sehat, Mandiri, Agamis, Sejahtera, dan Berdaya Saing.

Hingga akhirnya, Ermanadi menutup paripurna dengan menskors hingga Selasa 23 November 2021 untuk mendengarkan jawaban Bupati atas pandangan Fraksi-Fraksi DPRD Muara Enim.

Sementara itu, Pj. Bupati dihadapan Anggota DPRD Muara Enim dan Jajarannya, meminta Jajarannya untuk melakukan rapat Senin 22 November 2021 pukul 20.00 WIB di BPKAD untuk menyusun jawaban Bupati terhadap pandangan Fraksi-Fraksi DPRD tersebut. (Pme)

Berita Terkait

Top