Survey Indometer: PDIP Kokoh di Puncak, PSI Tembus 4,4 Persen

Survei terbaru elektabilitas Partai Politik dilakukan lembaga survei Indometer. Hasilnya menunjukkan elektabilitas Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) masih bertengger paling atas, yakni mencapai 26,8 persen.

Direktur Eksekutif lembaga survei Indometer R Leonard SB dalam siaran persnya, di Jakarta, Senin (27/7/2020) menyebutkan, elektabilitas PDIP itu mengalami penurunan dibandingkan survei sebelumnya yang mencapai 30,1 persen."Namun, PDIP masih berada di puncak elektabilitas," katanya.

itu elektabilitas PDIP mencapai 26,8 persen, turun dari sebelumnya 30,1 persen. Selama pandemi COVID-19 yang berlangsung sejak awal Maret 2020, elektabilitas partai politik mengalami penurunan.

Tercatat hanya Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang naik elektabilitasnya dibandingkan survei sebelumnya pada Februari 2020. Bahkan elektabilitas PSI saat ini sudah melampaui sejumlah partai yang lebih senior, seperti PAN, PKB dan Demokrat.

“Ketika parpol lainnya turun elektabilitasnya saat pandemi, hanya PSI yang mengalami kenaikan dari 2,1 persen menjadi 4,4 persen,” ungkap Leonard.

Meskipun tidak lolos ke Senayan, tetapi wakil-wakil PSI di DPRD aktif mendorong kebijakan untuk mengatasi pandemi dan dampak sosialnya. Demikian pula di tingkat basis, kader-kader PSI diketahui terus bergerak memberikan bantuan sosial dan pendampingan, jelas Leonard.

Posisi tiga besar setelah PDIP masih diduduki oleh Gerindra dan Golkar. Elektabilitas Gerindra melemah dari 14,7 persen menjadi 14,1 persen, sedangkan Golkar merosot dari 9,9 persen menjadi 8,1 persen.

Selain PSI, parpol-parpol papan tengah seluruhnya juga turun elektabilitasnya, yaitu PKB (5,5 persen/5,4 persen), PKS (5,3/4,9 persen), Nasdem (4,6 persen/4,2 persen), Demokrat (4,7 persen/3,9 persen), PAN (2,6 persen/2,3 persen), dan PPP (2,8 persen/2,1 persen).
Parpol-parpol papan bawah adalah Perindo (1,2 persen/0,7 persen), Berkarya (0,3 persen/0,4 persen), Hanura (0,7 persen/0,3 persen), PKPI (0,3 persen/0,1 persen), PBB (0,2 persen/0 persen), dan Garuda (0,1 persen/0 persen). Sisanya tidak tahu/tidak menjawab (14,9 persen/22,2 persen).

Survei INDOMETER dilakukan pada 11-20 Juli 2020 melalui sambungan telepon kepada 1.200 responden dari seluruh provinsi yang dipilih acak dari survei sebelumnya sejak 2019. Margin of error sebesar 2,98 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. (ant/jpnn)

author
No Response

Leave a reply "Survey Indometer: PDIP Kokoh di Puncak, PSI Tembus 4,4 Persen"