Survey Indomatrik: Ilyas Panji Alam Ungguli Ahmad Wazir Noviadi

OganIlir, Suarasumsel.net. Menjelang pendaftaran calon Bupati Ogan Ilir ke KPU Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam masih unggul dari penantangnya Ahmad Wazir Noviadi. dari Hasil survey terbaru yang dirilis Indomatrik, Ilyas Panji Alam memiliki elektabiltas 42.50 persen, sementara Ahmad wazir Noviadi 37.25 persen.

Survei dilakukan lembaga survei Indomatrik, pada 11-15 Agustus 2020, dengan total 440 responden secara proporsional tersebar di seluruh 16 Kecamatan, dimana secara random di kelurahan/Desa dengan perbandingan karakteristik demografis dan geografis yang proposional.

Metode wawancara dilakukan pada responden dengan cara bertatap muka, menggunakan Mulistage stage random sampling dipilih dengan metode survei, dengan tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error 4,8 persen.

“New normal new leader, era baru pemimpin baru. Ungkapan ini sekaligus mendominasi pembicaraan pemilih segmen milenial. Sekalipun sudah empat tahun sosok Ilyas memimpin Bumi Caram Seguguk, dan masyarakat sudah merasakan hasilnya,” ujar Direktur Eksekutif Indomatrik Sumsel, Wahyudi Abdullah.

Menurut Wahyudi, apabila dikatakan dalam penanganan masalah pendidikan, kesehatan, hingga penyediaan listrik. Namun, perilaku dan loyalitas generasi milenial tergolong rendah. Saat ada figur yang mewakilinya, generasi milenial dengan mudah akan berpaling.

Dua nama tersebut, diprediksi akan bersaing ketat. Terbukti tingginya tingkat popularitas para balon Bupati OI akan berpengaruh pada tingkat kesukaan (liketability). Hal tersebut terlihat dari hasil survei Indomatrik, dimana dari 6 nama yang berkembang muncul hanya dua nama yang bersaing memiliki kesukaan yang signifikan.

Hasilnya, Ilyas dan Ovi sosok yang saling kejar mengejar, setidaknya sampai Agustus 2020 menjelang pendaftaran ke KPU OI dibanding kandidat lainnya.

Untuk tingkat popularitas Ilyas Panji Alam sebesar 94,50 persen, sementara AW Noviandi Mawardi mengejar di urutan berikutnya 89,45 persen sampai awal Agustus ini.

Sementara balon (bakal calon) lain terlihat tidak mengalami kenaikan bahkan stag, terbukti di lapangan mereka-mereka yang berminat maju namun tidak terlihat gerakan yang masif di tengah- tengah masyarakat.

“Kepopuleran dua kandidat bersaing ketat tersebut setidaknya tergambar berbagai alasan yang terungkap di mata masyarakat Ogan Ilir. Alasan ingin bupati baru, calonnya masih muda, melihat kiprah orang tuanya pernah membnagun OI, mencari yang lebih baik lagi, menginginkan perubahan dan pembaharuan, coba pemimpin baru setidaknya melekat pada sosok balon Ovi,” tandasnya.

Ditambahkan Wahyudi, berdasarkan survei masyarakat yang menginginkan kembali petahana melanjutkan kepemimpinanya diantaranya dianggap berpengalaman, merakyat, kerja nyata, tinggal melanjutkan program, tidak ada pilihan lain.

“Masih tingginya pemilih yang mengambang atau belum menentukan (swing voters), disertai masih ada kemungkinan untuk merubah pilihan calon Bupati hingga saat pemilihan Bupati 9 Desember nanti,”ujarnya.

Hal ini dikarenakan belum tahu program dari balon bupati 34,70 persen, menunggu massa kampanye/sosialisasi 21,80 persen. Masih mempertimbangkan mana yang terbaik 13,70 persen, menunggu penetapan calon oleh KPU 9,70 persen.

“Selanjutnya masyarakat beranggapan, masa Pilkada dianggap masih lama 7,30 persen, menunggu calon lain yang lebih baik 6,40 persen belum tahu tentang calonnya 4,00 persen, belum dengan dengan calon yang ada sekarang 2,40 persen,” pungkas Wahyudi Abdullah.(rel)

author
No Response

Leave a reply "Survey Indomatrik: Ilyas Panji Alam Ungguli Ahmad Wazir Noviadi"