Relawan Mawar Merah, Tim Lama Yang Berganti Nama

Ketua Tim Relawan Mawar Merah , Hensyi Fitriansyah bersama Sekjen PDIP Ogan Ilir, Pengurus PDIP Ogan Ilir dan tim Pemenangan Ilyas Panji Alam

Indralaya,suarasumsel.net- Beberapa minggu ini Tim Relawan Mawar merah mulai populer di Kabupaten Ogan Ilir. Hal ini tidak lepas dari vidio dukungan dari tim Relawan Mawar Merah kepada salah satu calon bupati kabupaten Ogan Ilir sudah ditonton 100 ribu kali lebih.

Lalu siapakah Relawan Mawar Merah ini?  Ternyata Relawan Mawar Merah ini adalah tim lama yang berganti nama.

Relawan Mawar Merah ini sebelumnya bernama Tim Solidaritas Ogan Ilir Mantap (SOIMA), bulan Maret 2020 berganti nama menjadi Relawan Mawar Merah.

Hensyi Fitriansyah, Ketua Tim Relawan Mawar Merah lalu menceritakan asal asul Tim SOIMA berganti nama menjadi relawan mawar merah dan menjadi tim pemenangan salah satu Calon Bupati Kabupaten Ogan Ilir.

"Tim SOIMA saya bentuk September 2019. Tugas Tim ini adalah terjun door to door ke rumah warga di Kabupaten Ogan Ilir mengumpulkan dukungan KTP untuk saya maju sebagai calon bupati Ogan Ilir jalur independen," ujar Hensyi mulai bercerita.

Saat mengumpulkan dukungan KTP, selain lewat tim Soima, Hensyi juga dibantu pengurus dan anggota Partai PSI Ogan Ilir, Namun sayangnya jumlah dukungan KTP hanya terkumpul sekitar 17 ribu dukungan KTP, padahal dari pihak KPU Ogan Ilir meminta 30 ribu. "Setelah saya gagal maju jalur independen, otomatis tim ini bubar. Namun karena sudah terbentuk dan berjalan, maka saya arahkan mendukung calon bupati lain," kata Hensyi.

Lalu bagaimana ceritanya berganti nama menjadi mawar merah dan mendukung Ilyas Panji Alam.

Diceritakan Hensyi. awal tahun 2020 dirinya sudah berkeyakinan, kalau dukungan KTP untuk maju tidak akan tercapai tepat waktu. Januari 2020, jumlah dukungan KTP baru 13 ribu sementara batas akhir adalah bulan Febuari. " Lantas saya menemui calon lainnya. Silaturahmi dan menjajaki kerjasama, dukungan yang saya dapatkan, akan saya alihkan ke calon lain tersebut jika sampai Febuari tidak cukup 30 ribu dukungan KTP," kata Hensyi.

Diceritakan Hensyi, lantas dirinya bertemu dengan Ardani calon wakil Bupati Ogan Ilir dan Meli Mustika, Istri Ilyas Panji Alam. " Kepada keduanya saya menceritakan kalau saya sedang menggalang dukungan KTP. Jika sampai hari H tidak tercapai, dukungan akan saya alihkan ke mereka. Saat silaturahmi, saya langsung membawa berkas dukungan KTP tersebut," ujar Hensyi.

Dan benar saja, sampai Febuari, hanya terkumpul 17 ribu dukungan KTP. "Karena tidak cukup syarat maju, lalu saya meninggalkan Ogan Ilir dan kembali ke Lahat," kata Hensyi.

Namun saat saya berada di Palembang, saya sempat bertemu dengan Sekjen PDIP Ogan Ilir dan pengurus PDIP Ogan Ilir. " Lalu awal Maret saya ditelp oleh ibu Meli Mustika dan setelah bertemu ibu Meli, saya resmi bergabung dengan tim pak Ilyas Panji Alam." kata Hensyi.

Karena telah bergabung dengan tim Ilyas Panji Alam, lanjut Hensyi dirinya lantas menghidupkan kembali tim SOIMA yang sempat vakum dua bulan, dan menggantinya dengan nama relawan Mawar Merah.

"Mengapa namanya relawan mawar merah? pertama karena saya adalah kader PSI, Partai yang berlogo bunga mawar, dan mengapa warnanya merah, karena kami mendukung calon bupati dari partai yang berlatar belakang merah," kata Hensyi.

Dikatakan Hensyi, dukungan atas nama dirinya ada belasan ribu dan kini semuanya akan dialihkan untuk mendukung Ilyas Panji Alam. "Tidak terlalu sulit, karena sifatnya mengulangi dukungan lama, bukan mulai dari awal,"jelas Hensyi.

Relawan Mawar merah sendiri sudah terbentuk di 16 Kecamatan dan desa desa di Ogan Ilir , dan telah mendirikan posko di jalan lintas Timbangan 32, saat ini posko baru sebatas tempat pertemuan tim dan tempat istirahat." Nanti setelah calon resmi ditetapkan oleh KPU, posko akan dibuka 24 jam sampai hari pencoblosan," kata Hensyi.

Pada akhir kesempatan, Hensyi mohon doa restu akan perjuangan relawan mawar merah membuahkan hasil yang baik dan bapak Ilyas Panji Alam bisa terpilih menjadi bupati Ogan Ilir untuk periode kedua. (red)

author
No Response

Leave a reply "Relawan Mawar Merah, Tim Lama Yang Berganti Nama"