Pimpin PKPI Sumsel, Yusmah Reza Zaini Fokus Konsolidasi Internal dan Verifikasi Faktual

banner 468x60

Ketua Umum PKP Indonesia (PKPI) memberikan mandat kepada Yusmah Reza Zaini untuk menjadi Ketua DPP PKPI Provinsi Sumsel. Pemilihan dilakukan sesuai AD/RT Partai yakni melalui revitalisasi dan restrukturisasi.

Mandat dari Ketua Umum PKP Indonesia Diaz Hendropriyono nyaris tidak terdengar, seperti pemilihan ketua partai pada umumnya yang penuh Intrik dan perebutan kekuasaan. Menurut Yusmah Reza Zaini, dia mendapatkan mandat dari ketum ini adalah sebuah tantangan, amanah dan tanggungjawab yang besar.

Reza Juga menambahkan bahwa pemilihan Ketua DPP memang tidak harus dilakukan pemilihan karena sesuai AD/RT revitalisasi dan restrukturisasi. Lanjut Reza, program pertama dilakukan adalah segera melakukan konsolidasi internal dan fokus verifikasi faktual Pemilu 2024. “DPP PKP Indonesia Sumsel serius menghadapi verifikasi faktual,” katanya,

Reza mengatakan, pihaknya  bukan hanya lolos sebagai peserta pemilu, tapi harus bisa mendapatkan kursi setiap kabupaten/kota. “Membenahi struktur partai kepengurusan DPK Kabupaten/Kota hingga tingkat DPD (Dewan Pimpinan Desa), sehingga target- target partai mampu tercapai dalam kontestasi politik yang akan dihadapi ke depan,” katanya.

Mengenai target politik menghadapi kontestasi Pilkada dan Pileg 2024 dibawah kepemimpinan Ketum Diaz Hendropriyono di Sumsel pihaknya sudah mempersiapkan rencana dan strategi untuk memenangkan pemilu dan mempersiapkan kader maupun fungsionaris untuk maju Pilkada di Sumsel.

“Penguatan Infrastruktur partai saat Ini kita sudah jalankan dengan strategi khusus agar partai PKP Indonesia di Sumsel bisa diterima rakyat,” katanya.

Reza juga menyampaikan di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua DPP PKP Indonesia Sumsel permainan Indah yang cerdas dan etika PKPI akan bisa mendapatkan kursi DPRD Provinsi dab DPRD Kabupaten Kota se-Sumsel.(rel)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Pimpin PKPI Sumsel, Yusmah Reza Zaini Fokus Konsolidasi Internal dan Verifikasi Faktual"