Pencalonan Hensyi Fitriansyah Sebagai Ketua Umum KONI Lahat Terbentur Dua Syarat

Calon ketum KONI lahat, Hensyi Fitriansyah diskusi dengan Plt Ketum KONI Lahat di Kantor KONI Lahat

Lahat, suarasumsel.net- Pencalonan Hensyi Fitriansyah sebagai ketua umum KONI Kabupaten Lahat tidak berjalan mulus, sebab terbentur oleh dua syarat yang wajib dipenuhi.

"Formulir pendaftaran saya ambil melalui kuasa tanggal 4 Agustus 2020. Setelah saya baca seluruhnya tadi, ternyata ada dua syarat yang tidak terpenuhi," ujar Hensyi.

Dikatakan Hensyi, dirinya terganjal pada Bab 5 persyaratan poin 5.1, dan poin 5.6.

"Pada poin 5.1 calon Ketua Umum KONI Lahat berdomisili di wilayah Administrasi Kabupaten Lahat, yang dibuktikan dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Kemudian pada poin 5.6, calon ketua umum KONI tidak sedang menjadi pimpinan suatu partai politik," kata Hensyi.

Dijelaskan Hensyi, untuk poin 5.1 masih bisa diurus, selain Camat Kecamatan Pajar Bulan adalah nenek dari Hensyi sendiri, Hensyi juga mulai awal 2021 sampai 2024 akan menetap di kabupaten Lahat. "Tapi untuk poin 5.6 sulit dipenuhi. Saya sekarang masih tercatat sebagai Ketua Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Lahat, dan saya masih ada rencana besar bersama partai ini kedepannya," terang Hensyi.

Untuk persyaratan lainnya dikatakan Hensyi tidak ada masalah. Dukungan minimal 8 cabor di kabupaten Lahat bisa dipenuhi, karena Hensyi sudah mengantongi rekomendasi dari 12 cabor olahraga tingkat provinsi untuk disampaikan ke cabor tingkat kabupaten agar memberikan dukungan kepada Hensyi.

"Dukungan ini bukan dukungan sembarangan, karena langsung dari beberapa Bupati dan petinggi partai politik tingkat provinsi yang menjadi ketua cabor tingkat provinsi untuk disampaikan ke cabor tingkat kabupaten Lahat," kata Hensyi.

Hensyi sendiri sudah puluhan tahun bergelut di dunia olahraga. Pengurus KONI Sumsel jaman Syahrial Oesman, pernah menjadi pengurus puluhan cabor tingkat provinsi, cabor tingkat kota Palembang dan asisten manajer Tim Suratin PS Palembang.

Dijelaskan Hensyi, dirinya sudah koordinasi dengan ketua umum KONI Sumsel, Plt Ketum KONI Lahat dan panitia penjaringan. " Hasilnya, persyaratan ini sudah disepakati oleh semua pengurus cabor tingkat kabupaten Lahat. Jika mau diubah harus ada rapat pengurus lagi, sementara sekarang sudah masuk tahap penjaringan dan pengembalian berkas, jadi persyaratan tidak bisa diubah lagi," cerita Hensyi .

Dengan demikian lanjut Hensyi, dirinya membatalkan maju di pemilihan Ketum KONI Lahat. " Rencananya besok sore pada hari terakhir, saya akan mengembalikan berkas pendaftaran, berikut semua syarat yang diminta, termasuk dukungan minimal 30 persen cabor atau 8 cabor di Lahat. Tapi buat apa saya melengkapi berkas, kalau ujung ujungnya digugurkan oleh dua syarat ini. " kata Hensyi.

Setelah batal maju di pemilihan Ketum KONI Lahat, Hensyi mengatakan dirinya langsung kembali ke Kabupaten Ogan Ilir, sebagai ketua relawan pemenangan calon Bupati Ilyas Panji Alam." Awal 2021 saya kembali ke Kabupaten lahat sebagai persiapan ikut Pilkada Lahat 2023," tutup Hensyi. (Agus)

author
No Response

Leave a reply "Pencalonan Hensyi Fitriansyah Sebagai Ketua Umum KONI Lahat Terbentur Dua Syarat"