Gubernur Hadiri Rapat Percepatan Pembangunan Tanjung Carat dan New Ambon

banner 468x60
Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) menghadiri rapat rapat percepatan pembangunan Tanjung Carat dan New Ambon dalam peningkatan layanan logistik nasional secara virtual di Command Center Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (4/2/21).
.
Selain Gubernur Sumsel, H Herman Deru, rapat ini juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi, Menteri Perecanaan Pembangunan Nasional RI, Suharso Monoarfa, Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, Gubernur Maluku, Said Assagaff dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
.
Gubernur Sumsel, H Herman Deru mengatakan, Pelabuhan Boom Baru Palembang saat ini masih memiliki fungsi sebagai pintu gerbang perekonomian Sumatera Bagian Selatan, yang secara aktif berperan dalam pendistribusian komoditi unggulan dan peningkatan pendapatan daerah Sumatera Bagian Selatan.
.
Orang nomor satu di Sumsel ini menjelaskan, banyak permasalah yang dihadapi Pelabuhan Boom Baru seperti, terbatasnya lahan untuk pengembangan daratan pelabuhan, kolam labuh serta alur pelayaran yang semakin dangkal.
Permasalahn ini mengakibatkan semakin terbatasnya bobot kapal-kapal yang akan menuju pelabuhan, keluar masuk barang yang semakin sulit akibat padatnya arus lalu lintas disekitar pelabuhan sehingga mengganggu arus distribusi barang.
.
“Dalam kaitannya dengan pembangunan transportasi khususnya transportasi laut di Sumatera Selatan, kita sangat berkeinginan mewujudkan pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api (TAA) yang berada di muara Sungai Musi dan Sungai Banyuasin,” ucapnya.
.
Menurutnya, KEK TAA sudah masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) yang tertuang dalam Perpres 109 Tahun 2020. Untuk menunjang terwujudnya Kawasan Ekonomi Khusus sudah tersedianya lahan untuk KEK yang disediakan oleh investor sehingga impian ini diharapkan akan segera tercapai. (humas)
Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Gubernur Hadiri Rapat Percepatan Pembangunan Tanjung Carat dan New Ambon"