Wawako Tidak Sabar Disuntik Vaksin

No comment 343 views
banner 468x60

Wakil Walikota Palembang Fitrianti Agustinda, tidak sabar menunggu Short Message Service (SMS) dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI, untuk menunggu giliran mendapat suntik Vaksin Sinovac.

“Saya juga sedang menunggu, InsyaAllah kalau tidak salah di bulan April,” ungkapnya, Kemarin saat meninjau suntik vaksin Sinovac Covid 19 untuk tenaga kesehatan (Nakes) di Puskesmas Merdeka Palembang.

Menurut Fitri, masyatakat tidak perlu cemas apalagi rasa ketakutakan yang berlebihan.

Vaksin Covid 19, bukanlah hal yang menakutkan, Vaksin Sinovac yang telah mendapat lebel aman dari BPOM sudah pasti akan memberi manfaat yang baik untuk kekebalan tubuh menangkal Covid 19. “Karena memang dari kecil kan kita sudah pernah mendapatkan vaksin dengan berbagai macam vaksin, setahu saya vaksin itu dimanfaatkan untuk menjaga kekebalan tubuh,” ungkapnya.

Fitri yang langsung melihat proses penyuntikan Vaksin tersebut, menjelaskan , tahap awal atau tahap pertama itu di bulan Januari hingga April mendatang, dan itu diprioritaske kepada tenaga medis yang bekerja dalam lingkup pelayanan kesehatan dan tenaga non medis yang bekerja dalam lingkup kesehatan.

“Hari ini sudah ada sembilan orang yang telah melakukan vaksinasi di Puskesmas Merdeka ini, dan Alhamdulillah telah berjalan dengan lancar dan baik,” tambahnya.

Fitri juga menyampaikan, bahwa sebanyak lebih kurang 23 ribu vaksin yang telah diberikan secara bertahap untuk kota Palembang dengan total sebanyak 29 ribu vaksin.

“Saya juga menyampaikan kepada masyarakat, bahwa vaksin ini diberikan secara gratis dan tidak dipungut biaya apapun. Kalau ada informasi bahwa ada biaya untuk vaksinasi ini tidaklah benar, karena vaksi Sinovac ini diberikan secara gratis,” ungkapnya.

“Jadi, jika saat ini ada vaksin yang diberikan maka kita bersyukur, paling tidak dengan vaksin ini tubuh kita memiliki pelindung untuk daya tahan tubuh kita supaya tidak mudah tertular virus Covid-19,” katanya lagi.(red)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Wawako Tidak Sabar Disuntik Vaksin"