Renny Devi Nasrun Umar Kukuhkan Bunda Literasi Kecamatan Se Kab Muara Enim

banner 468x60

Dengan samangatnya dalam memajukan Kabupaten Muara Enim kedepan, Bunda Literasi Kabupaten Muara Enim Hj Renny Devi Nasrun Umar langsung bergerak cepat mengukuhkan Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Muara Enim di Balai Agung Serasan Sekundang (BASS), Kota Muara Enim.

Kenapa terbilang gerak cepat, karena hanya butuh waktu 5 (lima) hari saja sejak dirinya dilantik secara resmi oleh Gubernur Sumsel H Herman Deru saat Festival Literasi Sumsel Tahun 2021 di Bukit Siguntang, Kota Palembang, Sabtu (06/11). hari ini, Rabu pagi (10/11) dirinya langsung mengukuhkan 22 (dua puluh dua) Bunda Literasi Kecamatan se-Kabupaten Muara Enim.

"Melalui literasi kita dapat memahami, kita dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga dan juga perkonomian masyarakat dengan meningkatnya atau bertambahnya lapangan kerja, kerajinan yang kita beri binaan agar lebih terkenal dan dapat dipasarkan dengan demikian tentu akan dapat meningkatkan perekonomian di Kabupaten itu sendiri, semua ini karena literasi," terang Hj Renny Devi diawal arahannya tadi.

"Jadi, pemahaman mengenai menulis dan membaca itu perlahan-lahan sudah mulai meluas dan menjadi lebih luas lagi sesuai dengan revolusi dengan kemajuan dari pada zaman sekarang. Maka dari itu, Kepada Bunda Literasi Kecamatan untuk dapat segera bergerak cepat membentuk jejaring komunikasi dan koordinasi di wilayah Ibu masing-masing, kita harus lebih turun ke lapangan untuk menyentuh masyarakat khususnya anak-anak dan para millenial karena dalam konteks ini kita mendapat tugas baru tugas berat dalam memajukan kualitas SDM melalui literasi ini," pinta Bunda Literasi Kab. Muara Enim yang juga sebagai Ketua TP. PKK Kab. Muara Enim.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Bupati Muara Enim H Nasrun Umar (HNU) yang juga turut hadir langsung dalam pengukuhan tadi mengatakan bahwa Pemkab. Muara Enim berkomitmen untuk meningkatkan minat, kegemaran dan budaya baca serta pengembangan pelayanan perpustakaan melalui penyediaan maupun penyelenggaraan pelayanan perpustakaan yang berkualitas, baik di Kabupaten maupun di tingkat Desa/Kelurahan sehingga memberikan akses luas bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi maupun pembelajaran.

Akan tetapi, hal tersebut tentu perlu dukungan dan sinergi dari Bunda-bunda Literasi yang baru saja dikukuhkan tadi karena makna dari gelar atau predikat Bunda Literasi tersebut yaitu sebuah tanggung jawab, kepercayaan dan amanah dalam membantu pemerintah untuk membina maupun menumbuh-kembangkan minat baca dan menulis masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Muara Enim yang dimulai dari sudut terkecil di Bumi Serasan Sekundang.

“Selamat menjadi Bunda Literasi Kabupaten Muara Enim, laksanakanlah tugas besar dalam meningkatkan minat, kegemaran dan budaya baca masyarakat, termasuk menulis sehingga masyarakat Kabupaten Muara Enim memiliki wawasan dan keterampilan yang pada akhirnya dapat mendorong terwujudnya visi Kabupaten Muara Enim #MERAKYAT, Muara Enim untuk Rakyat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sehat dan Sejahtera,” ucap Pj Bupati Muara Enim yang juga sebagai Pembina Bunda Literasi Kabupaten Muara Enim.

Nampak hadir dalam kegiatan tersebut, Unsur Forkopimda Kab. Muara Enim, para Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemkab. Muara Enim, Camat se-Kab. Muara Enim. Ketua Dharma Wanita Kab. Muara Enim serta Kepala Cabang Bank Sumsel Babel Muara Enim. (Kom)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.