Puskesmas Lais Muba Gelar Vaksinasi Massal


MUBA Program vaksinasi COVID-19 terus digencarkan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba). Kali ini UPTD Puskesmas Lais secara perdana gelar Vaksinasi COVID-19 massal bagi masyarakat yang berada di enam desa dalam wilayah kerja UPTD Puskesmas Lais. Vaksinasi  dipusatkan di halaman kantor Camat Lais, kamis (17/6/2021).

Vaksinasi dihadiri Camat Lais Demoon Herdian Eka Suza SSTP MSi, Pengurus DWP Kabupaten Musi Banyuasin Rosdiana Ibnu Saad, Kapolsek Lais AKP Herman Junaidi SH, Kepala Desa Lais Hasrullah SE, Kepala Desa Epil Armedi dan beberapa kepala desa lain.

Kepala Dinas Kesehatan Muba dr H Azmi Dairusmansyah  melalui Kepala UPTD Puskesmas Lais Leli Hefni SKM MKes mengatakan kegiatan vaksinasi  menyasar  seluruh masyarakat dalam wilayah Puskesmas Lais.

“Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, hari ini kita melakukan vaksinasi massal dalam wilayah kerja Puskesmas Lais dengan sasaran Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Penyandang Disabilitas (Usia >18 Tahun), Lansia, seluruh pelayanan publik dalam wilayah Puskesmas Lais, (instansi, tenaga pendidik, guru ngaji, pengurus masjid),” Jelas Leli Hefni.

Lebih lanjut Leli Hefni menjelaskan, vaksinasi massal ini diikuti sebanyak 6 desa dalam wilayah kerja Puskesmas Lais. Adapun jumlah vaksin yang disediakan sebanyak 41 vial untuk 410 orang.

“Waktu vaksin kita lakukan hingga 3 hari kedepan. Jika hari ini seluruh vaksin telah terealisasikan atau habis, maka hari ini kegiatan vaksinasi untuk umum tahap pertama kita tutup, dan untuk vaksinasi tahap kedua akan dilakukan 28 hari kedepan,” Imbuhnya.

Leli Hefni menambahkan, sejauh pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang digelar hari ini tidak ada kendala signifikan. “Saya berharap tidak ada kendala dan kegiatan berjalan lancar, yang penting kami betul-betul ketat di meja skrining karena di situ adalah penentuannya, karena kami melakukan vaksinasi sesuai SOP nya,” pungkasnya

Sementara, Camat Lais Demoon Hardian Eka Suza SSTP MSi menambahkan, pihaknya memfasilitasi tempat untuk melakukan vaksinasi massal ini. Sebelum diberikan suntikan vaksinasi, dirinya terlebih dahulu memantau pelaksanaan vaksinasi massal yang diikuti pelayanan publik, masyarakat, ODGJ dan kelompok lanjut usia (Lansia).

Dalam kesempatan itu, Demoon mengimbau kepada masyarakat agar selalu mematuhi potokol kesehatan (prokes), yaitu dengan memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak, tidak berkerumun.

“Dimana dalam vaksinasi ini, kita terus tingkatkan prokes, agar dapat mencegah penularan Covid-19, ini semua demi memutus mata rantai penyebaran Covid- 19, sehingga pelaksanaan vaksinasi berjalan lancar dan aman,” jelasnya.

Camat Lais juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak takut dengan penyuntikan vaksin Covid-19. Sebab tidak ada efek negatif dari penggunaan vaksin tersebut. “Payo nenek, gede, wak, bibik, mamak, koyong, kopek, jangan takut disuntik, vaksin halal dan aman. Tidak ada rasa sakit yakin dan percaya lah, tidak ada dampaknya yang ditimbulkan dari pemberian vaksinasi ini,” pungkasnya. (vrl)

Berita Terkait

Top