banner 728x90

Herman Deru Lantik 6 Kepala Daerah

No comment 96 views
banner 468x60

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru resmi melantik enam dari 7 tujuh kepala daerah Bupati serta Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada serentak 9 Desember 2020 lalu.

Pelantikan digelar di Griya Agung, Palembang, Jumat (26/2/2021) siang dengan melaksanakan protokol kesehatan yang ketat. Keenam pasang kepala daerah (Bupati/Wakil Bupati) yang dilantik tersebut, yakni Bupati dan Wakil Bupati  OKU Timur, Ogan Ilir, Musi Rawas, OKU Selatan, OKU, dan Muratara. Sedangkan untuk PALI masih dalam proses penyelesaian PHP di Mahkamah Konstitusi (MK).

Usai pelantikan orang nomor satu di Sumsel ini memberikan pesan khusu pada para kepala daerah yang baru dilantik. “Dalam kesempatan yang baik ini saya untuk dapat menyampaikan pesan baik secara virtual maupun hadir langsung, baik yang lama maupun yang baru dilantik. Pertama jaga kerukunan,” kata HD ,sapaan H Herman Deru,

Lebih lanjut mantan Bupati OKU Timur dua periode ini menambahkan jaga kerukuan yang utama adalah kerukunan kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kemudian kerukukan dengan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda).

“Lalu kerukunan dengan legeslatif, kerukunan dengan jajaran tidak kalah penting kerukunan dengan masyarakat menjadi tanggung jawab kita. Bupati dan Wakil Bupati bagaikan sebuah ikatan rumah tangga suami dan isteri. Beda persepsi biasa saja tapi tidak menimbulkan konflik. Apalagi sampai didengar masyaraat,” sambung dia.

HD memhohon pada para kepala daerah di Sumsel agar mengecamkan pesan tersebut. “Sekembalinya nanti apabila langsung melaksanakan tugas sesuai dengan kondisi daerah masing-masing. Saya juga pesan agar jadi pemimpin yang mudah dijangkau, jangan terlalu menjaga jarak dengan yang kita layanani. Namun tetap menjaga wibawa sebagai pemimpin, Silaturahmi dengan masyarakat, ucapkan terimakasih dengan syarat protokol kesehatan,” tukas dia. (edi)

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Leave a reply "Herman Deru Lantik 6 Kepala Daerah"