Bupati OKI Lantik 8 Pimpinan JPT


Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), H Iskandar SE melantik 8 (delapan) orang pimpinan jabatan tinggi pratama (JPT) di lingkungan Pemkab OKI. Para pejabat eselon II ini diharapkan dapat mengakselerasi kinerja dan pelayanan kepada masyarakat serta pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.

“Semuanya harus dapat bekerja dengan speed di atas rata-rata, dengan lebih cepat dan tanggap dalam upaya mendorong pencapaian sasaran dan program-program kinerja, khususnya pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19,” kata Iskandar.

“Jabatan yang Saudara emban adalah amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada Saudara, benar-benar dijalankan dengan penuh perhatian, komitmen dan rasa tanggung jawab yang tinggi,” pesannya.

Kedelapan Pejabat Pratama  (Eselon II) yang dilantik tersebut antara lain, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Ir. Hafidz, MM menduduki jabatan baru sebagai Kepala Badan Perencaan Daerah (Bappeda), Kepala Bappeda OKI, Makruf, CM SIP dirotasi dengan jabatan baru Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), Kepala DPMPTSP, Ir Man Winardi MTP dirotasi pada jabatan baru sebagai  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Drs. H. Alamsyah menjabat sebagai Kepala Dinas Perdagangan sebagai pengganti, dijabat Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan, Aris Panani. Sementara jabatan Aris Panani diisi oleh Ir. Imlan Khairum yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Tenaga Kerja dan digantikan S. Sudiyanto Dja’far SSos yang sebelumnya menjabat kepala Dinas Perdagangan. Sementara Ir. Mun’im, MM kembali dikukuhkan sebagai kepala Dinas Pengelolan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD).

Sekretaris Daerah Kabupaten OKI, H Husin SPd MM MPd menegaskan para kepala OPD yang dilantik merupakan yang terbaik merujuk hasil penilaian dari tim pansel setelah melakukan asesmen.

“Jadi 8 kepala OPD yang dilantik hari ini, merupakan hasil dari proses asesmen dan penilaian dari pansel,” terangnya

Sekda berharap pejabat baru itu mampu cepat beradaptasi, sehingga akselerasi pembangunan yang terus dilakukannya dapat berlanjut. (ril)

Berita Terkait

Top