Walikota Palembang Terima Penghargaan Terbaik Pertama Program Keroyok Vaksin

banner 468x60

Palembang meraih penghargaan Kota Terbaik Pertama Program Keroyok Vaksin di Provinsi Sumsel.

Penghargaan ini diserahkan Gubernur Sumsel Herman Deru dan diterima langsung oleh Wali Kota Palembang Harnojoyo, di acara Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumatera Selatan dan Kabupaten Kota se- Sumatera Selatan Tahun 2021, di Ballroom Hotel Santika Premiere, Palembang, Selasa (9/11/2021).

"Alhamdulillah. Apa yang kita raih hari ini tidak terlepas dari dukungan serta kerja sama Forkopimda hingga seluruh elemen masyarakat di kota Palembang," kata Harnojoyo.

Ia menambahkan, Pemkot Palembang terus menggencarkan vaksinasi untuk mempercepat herd immunity atau kekebalan kelompok, seperti yang terus diupayakan pemerintah pusat.

Antara lain, dengan melaksanakan vaksin di puskesmas-puskesmas, vaksinisasi pelajar di sekolah, maupun vaksinasi yang melibatkan pihak swasta.

"Target kita vaksinasi ini bisa mencapai 70 persen," ujar Harnojoyo.

Hadir dalam Rapat Koordinasi ini, seluruh Forkompinda Kota Palembang.

Yakni Ketua DPRD Kota Palembang Zainal Abidin, Wakapolresta Palembang, AKBP Andes Purwati SE MM yang mewakili Kapolresta Palembang, Dandim 0418/Palembang Kolonel Inf Heny Setyono SPsi MSi serta Kepala Kejaksaan Negeri Palembang, Sugiyanta SH MH.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, mengatakan, bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda rutin tahunan yang telah dilakukan sebagai upaya merumuskan percepatan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi Sumsel.

"Kita berkumpul untuk berkoordinasi mengupayakan Sumsel pulih dari pandemi Covid-19," ujar Deru.

Dijelaskannya, upaya percepatan penanganan Covid-19 ini sebagai langkah menuju pemulihan ekonomi Sumsel.

Deru menyampaikan, pihaknya juga telah melakukan strategi pemulihan ekonomi di Sumsel dengan berbagai upaya.

Seperti, mendorong hilirisasi komoditas unggulan, mencari sumber pertumbuhan ekonomi baru, menggairahkan UMKM dan ekonomi kreatif

Kemudian mengembangkan ekonomi syariah secara berkelanjutan dan mendorong penggunaan pembayaran non tunai untuk mengurangi risiko penyebaran Covid-19 dan mendukung digitalisasi ekonomi.

"Pertumbuhan ekonomi Sumsel per triwulan 2020-2021 (y on y) meningkat sebesar 5.71 persen. Sementara angka pertumbuhan ekonomi nasional yang mencapai 7.07 persen," kata Deru

Email Autoresponder indonesia
author
No Response

Comments are closed.